Skip to main content
Hit enter to search or ESC to close
Close Search
Kala Teater
  • id
    • en
    • id
search
0
Menu
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Pengurus
    • Seniman
    • Produksi
  • Program
    • Proyek Kota dalam Teater
    • Festival Kala Monolog
    • Studio Aktor
    • Kelas Teater
    • Teater Lintas Sulawesi
    • Bicara Karya
    • Mengalami Makassar
    • Makassar Dramatic Reading Forum
    • Bercerita dari Rumah
  • Karya
  • Kegiatan
  • Ulasan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Publikasi
  • Donasi
  • id
    • en
    • id
  • search
  • 0
    was successfully added to your cart.
  • Menu
Kala Teater

Kelas Teater #29

  • July 10, 2025

Perkembangan teater di Indonesia salah satunya dapat dilihat dari gagasan teater sutradara, aktor, dan penulis naskah. Beberapa forum diskusi, seminar, dan penelitian telah dilakukan untuk mengetahui dan menelisik keberagaman gagasan teater. Namun, masih kurang ruang yang secara berkala dan intim menjembatani interaksi sutradara, aktor, dan penulis naskah dengan masyarakat teater.

Atas pertimbangan tersebut pada tahun 2019 Kala Teater menginisiasi program Kelas Teater yang secara khusus mendengarkan, membicarakan, dan mencatat pendekatan penciptaan teater sutradara, aktor, dan penulis naskah. 

Kelas Teater dimaksudkan sebagai ruang penyebaran pengetahuan teater yang inklusif dan terjangkau serta pendokumentasian sumber acuan yang valid bagi pengetahuan teater di Indonesia dan dunia.

Kelas Teater telah diselenggarakan sebanyak 28 pertemuan membicarakan pendekatan teater sutradara, aktor, dan penulis naskah Indonesia dan dunia yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan teater di Indonesia serta memiliki rekam jejak panjang, konsisten, dan masih aktif berkarya.

Beberapa di antaranya adalah Stanislavski, Bertolt Brecht, Augusto Boal, Richard Boleslavsky, Sarah Kane, Vsevolod Meyerhold, Nano Riantiarno, Iman Soleh, Yudiaryani, Tya Setiawati, Faiza Mardzoeki, Fahmi Syariff, dan Yudi Ahmad Tajudin.

Tahun 2024 Kala Teater bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan (PTLK), Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek yang mendapatkan amanat Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bidang Seni Budaya. Salah satu langkah percepatan amanat tersebut dilakukan melalui MTN Lab yang bertajuk Lab Indonesiana yang fokus utamanya adalah melakukan pengembangan dan penguatan artistik.

Lab Indonesiana melalui Kelas Teater #29, yakni Kelas Shirotama Hitsujiya diformulasi sebagai ruang berbagi pendekatan penciptaan dan pertukaran pengetahuan antara sutradara teater Indonesia dan sutradara teater Jepang, Shirotama Hitsujiya. Di ruang ini juga para sutradara mengidentifikasi dan mengelaborasi pendekatan penciptaan teater, melakukan praktik metode, presentasi pertunjukan pendek serta diskusi.

Lab Indonesiana melalui Kelas Shirotama Hitsujiya merupakan ruang pengetahuan teater bersama yang membangun interaksi antarsutradara lintas wilayah untuk mengurai dan merefleksikan pendekatan penciptaan para sutradara dan mencuatkan perspektif kebaruan bagi pengetahuan teater di Indonesia. Pertautan Lab Indonesiana melalui Kelas Teater adalah bentuk pengayaan dan penguatan kapasitas sutradara teater sebagai talenta nasional di bidang seni dan budaya.

Lab Indonesiana melalui Kelas Shirotama Hitsujiya merupakan ruang pengetahuan teater bersama yang membangun interaksi antarsutradara lintas wilayah untuk mengurai dan merefleksikan pendekatan penciptaan para sutradara dan mencuatkan perspektif kebaruan bagi pengetahuan teater di Indonesia. Pertautan Lab Indonesiana melalui Kelas Teater adalah bentuk pengayaan dan penguatan kapasitas sutradara teater sebagai talenta nasional di bidang seni dan budaya.

 

DESKRIPSI KEGIATAN

Lab Indonesiana melalui Kelas Shirotama Hitsujiya menghadirkan Shirotama Hitsujiya dan sutradara teater dari berbagai wilayah di Indonesia yang telah berkarya secara konsisten dan memiliki pengalaman praktik artistik selama minimal 5 tahun dan terpilih melalui panggilan terbuka. Kelas Shirotama Hitsujiya berlangsung secara intensif selama 7 hari, 10 jam sehari, dan terdiri dari 4 sesi, yaitu:

  1. UNGKAP PENDEKATAN (SHARING METHOD)
    Sutradara teater Indonesia dan Shirotama Hitsujiya saling mengungkapkan pendekatan penciptaan karya dan pengalaman kerja di ruang artistik masing-masing.
  2. PRAKTIK METODE (APPLYING METHOD)

    Sutradara teater Indonesia dan Shirotama Hitsujiya melakukan praktik metode penciptaan teater. Di sini akan terjadi elaborasi, improvisasi, dan inkubasi hingga menghasilkan pertunjukan pendek.

  3. PRESENTASI PERTUNJUKAN (PERFORMANCE PRESENTATIONS)
    Sutradara teater Indonesia dan Shirotama Hitsujiya melakukan presentasi pertunjukan pendek.
  4. DISKUSI (DISCUSSIONS)

    Sutradara teater Indonesia dan Shirotama Hitsujiya berdiskusi tentang

    presentasi pertunjukan dan merefleksikan rangkaian ungkap pendekatan dan praktik metode yang dilakukan.

  • Previous ProjectKelas Teater #30

  • Next ProjectKelas Teater #28

Share Tweet

©2025 Kala Teater

  • facebook
  • youtube
  • instagram
  • whatsapp
  • email
Close Menu
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Pengurus
    • Seniman
    • Produksi
  • Program
    • Proyek Kota dalam Teater
    • Festival Kala Monolog
    • Studio Aktor
    • Kelas Teater
    • Teater Lintas Sulawesi
    • Bicara Karya
    • Mengalami Makassar
    • Makassar Dramatic Reading Forum
    • Bercerita dari Rumah
  • Karya
  • Kegiatan
  • Ulasan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Publikasi
  • Donasi
  • id
    • en
    • id
  • Kontak Kami
Kala Teater

BTP Blok H. 452
Makassar
Indonesia

Kala Teater 2025