Skip to main content

Festival Kala Monolog 2018

Aktor Festival Kala Monolog 2018

  • Muhammad Anugrah – Sanggar Seni Universitas Cokroaminoto – Naskah Lelaki yang Mencintai Perempuan Penenun Lipa’ Sabbe karya Iqbal Naspa – Palopo
  • Tenri Ari – KOMA (Komunitas Matase’) – Naskah Perempuan Etalase Mitos karya Nurul Inayah –  Makassar
  • Haswati – Teater Kampus FSD UNM – Naskah Mau Menikah, Sungguh! karya Harnita Rahman – Makassar
  • Rahmat Hidayat – Bengkel Seni Bassi – Naskah Bertarung dalam Sarung karya Alfian Dippahatang – Makassar
  • M. Luthfi P Al-Ghifari – Kelompok Belajar Memancing – Naskah Bertarung dalam Sarung karya Alfian Dippahatang – Makassar
  • Nis Musfirah – LSBM Estetika – Naskah Mau Menikah, Sungguh! karya Harnita Rahman – Makassar
  • Andi Naquib Assajad – UKM Seni UNM – Naskah Lelaki yang Mencintai Perempuan Penenun Lipa’ Sabbe karya Iqbal Naspa – Makassar
  • Ridha Kusumawardhani – Lentera FBS UNM – Naskah Bukan Opu karya Dewi Mudijiwa – Makassar
  • Nur Illiyein – Walasuji – Naskah Mate Colli’ karya Faisal Oddang – Kota Pare-pare
  • Sulaiman – LKS (Lingkaran Kreatif Sumigo) – Naskah Sembunyikan Namaku dalam Tarian Sepulang Perang karya Ibe S Palogai – Gowa
  • M. Ardan H. Syam – Biro Khusus Belantara Kreatif UNHAS –Naskah Sembunyikan Namaku dalam Tarian Sepulang Perang karya Ibe S Palogai – Makassar
  •  Sukarno Hatta – Sanggar Seni Pangngadereng Stimlash Jaya Makassar – Naskah Bukan Opu karya Dewi Mudijiwa – Makassar
  • Waode Nurul Hasanah – Djuna – Naskah Perempuan Etalase Mitos karya Nurul Inayah –  Makassar

Diskusi Proses Kreatif Penyutradaraan

Diskusi membahas proses kreatif penyutradaraan teater Ram Prapanca, sutradara Teater Kita Makassar, yang mengeksplorasi kehidupan masyarakat pesisir sebagai gagasan artistiknya.

Diskusi Proses Kreatif Tata Panggung

Diskusi membahas kerja tata panggung Is Hakim yang menggunakan keahlian seni rupanya untuk menciptakan rancangan visual sebuah karya.

Diskusi Aktor dan Perannya di Masyarakat

Diskusi membahas praktik teater Bahar Merdu dan Alif Anggara yang memanfaatkan ruang publik dan ruang lain yang dekat dengan masyarakat sebagai medium untuk menghubungkan aktor dengan masyarakatnya.

Diskusi Budaya dan Kearifan Lokal di Panggung Teater

Diskusi membahas karya naskah dan pertunjukan Festival Kala Monolog 2018 yang menghubungkan realitas masa kini dengan konteks budaya lokal serta membagikan pengalaman Fahmi Syariff menggunakan keragaman budaya lokal dalam karya teaternya.